mOaB8SxtB0X1FfqkEcWCngeyJrUW9rkTfz5H9ziF

The Big Why Memilih Jadi Blogger

Konten [Tampil]

 

The Big Why Memilih Jadi Bloggerk

Ngomongin Big Why memilih jadi blogger, sebelumnya saya sudah pernah membuat artikel tentang alasan menulis blog sebagai ibu rumah tangga.

Alasan menulis blog menjadi landasan utama saya bisa sampai seperti ini sekarang. Menulis blog bukanlah hal yang mudah, apalagi sebagai seorang ibu. Big Why jadi blogger menjadi penyemangat dan tujuan sendiri dalam blogging.

Walaupun sebelumnya, saya belum memiliki bayangan ataupun impian untuk menjadi blogger. Alhamdulillah, tidak menyangka bisa di tahap ini dan terus berlanjut

Semakin Semangat untuk Menjadi Blogger

Setelah beberapa kali menulis artikel yang lebih banyak curhatan pribadi. Saya mulai sadar, saya perlu teman dan support yang memiliki hobi sama. Mulai lah, saya mencoba mencari komunitas-komunitas blogger yang ada melalui instagram.

Suatu ketika, saya menemukan komunitas ODOP (One Day One Post). Saya juga melihat ada beberapa teman blogger yang saya kenal bergabung disini. Saya mencari tahu bagaimana bisa bergabung di komunitas ini. Ternyata sebelum bisa bergabung di dalamnya, perlu mengikuti seleksi dan tantangan yang ada. 

OPREC ODOP (Open Recruitment Komunitas Menulis ODOP) yang perlu diikuti agar bisa bergabung. Alhamdulillah saya bisa bergabung dalam OPREC ini. Saat ini sudah memasuki minggu pertama. 

Senang rasanya, bisa berkenalan banyak blogger yang luar biasa. Memiliki banyak segudang prestasi dan pengalaman yang bisa menjadi panutan. 

Artikel kali ini, saya buat untuk bisa memenuhi tantangan pada minggu pertama. Tantangan yang di maksud adalah menggali Big Why Jadi Penulis. Karena saya lebih memilih menulis di blog artinya saya ingin menjadi blogger.

Kenapa Memilih Jadi Blogger?

Alasan menulis blog

Lalu, kenapa saya memilih jadi blogger?

Padahal banyak sekali segudang profesi lainnya yang lebih menarik. Apalagi saya memiliki latar belakang sarjana teknik elektro. Dimana lingkungan pertemanan kuliah, sekarang teman-teman saya sudah menjadi orang yang sangat keren dan sukses di dunia teknik.

Namun, Saya ternyata tidak terlalu beruntung dalam dunia teknik. Sejak kecil, saya senang menulis buku diary menceritakan kejadian setiap hari. Tapi ada insiden saat ibu saya membacakan buku diary dan menanyakan setiap kejadiannya. Hal itu membuat saya kurang nyaman.

Kemudian, saya beralih suka mengarang cerita. Cerita pendek apa saja yang muncul dipikiran, saya langsung tuangkan. Tanpa memikirkan alur ceritanya benar atau salah. Berlanjut saat SMP sudah mulai menggunakan internet sendiri, saya mencoba-coba membuat blog. Isi blog tidak seberapa, hanya berulang kali ganti tema yang lucu-lucu. Siapa yang mengalami hal yang sama?

Memasuki kuliah, saya sempat membuat blog baru. Berisi kegiatan selama kuliah, setelah itu vakum. Tapi, kesenangan saya dalam menulis tidak berhenti. Saya suka menulis ulang dan merangkum semua mata kuliah. Entah itu bisa dibilang hobi menulis atau tidak. Saya senang menulis dengan cara sendiri.

Sekarang baru menyadari, menulis blog itu sangat menyenangkan. Saat ini, bedanya menulis blog menjadi wadah cerita perjalanan kehidupan untuk memberikan banyak manfaat orang lain dari pengalaman yang saya lalui. Walaupun agak klise banget, saya tidak mau menyesal lebih lama. Tidak mau terlambat lebih lama. Menjadi blogger bisa menjadi sebuah profesi yang menyenangkan, membanggakan dan menghasilkan uang.

Yap, tidak bisa membohongi diri sendiri. Setelah mengetahui menulis blog dengan baik, ternyata bisa mendapatkan penghasilan. Sebagai ibu rumah tangga, ini bisa menjadi potensi yang cukup menggoda. Memiliki penghasilan tambahan dari rumah, tanpa harus capek ke kantor jadi idaman semua ibu. 

Perlahan tapi pasti, saya ingin belajar dan terus belajar menjadi blogger yang memberikan banyak manfaat untuk pembacanya.

Alasan terakhir kenapa memilih menjadi blogger. Saya tipe orang introvert, pendiam dan kurang percaya diri apabila menggunakan media sosial secara langsung. Alias yang menampilkan diri secara terus meneru. Kalau melalui tulisan, saya lebih percaya diri dan dapat mengekspresikan lebih nyaman. Bahkan, saya lebih mengungkapkan keinginan sesuatu pada seseorang melalui tulisan. 

Harapan Masa Depan Menjadi Blogger

Tahun 2024, saya sendiri bertekad untuk serius belajar dan mendalami blog. Mulai menulis secara konsisten, ikut beberapa komunitas, beberapa bulan lalu ikutan arisan backlink, dan saat ini saya ingin bisa lulus di OPREC ODOP. Agar bisa menjadi salah satu bagian komunitas ODOP. 

Saya ingin belajar lebih banyak lagi, bagaimana menulis artikel dengan baik, mencari gaya bahasa sendiri. Agar personal blog yang dibangun sejak 2020 ini, tidak hanya tempat curhat saja. Tapi bisa tempat untuk para pembaca mendapatkan informasi yang bermanfaat. 

Harapan yang paling tinggi, saya ingin menjadi blogger profesional yang dapat menghasilkan uang. Setidaknya, setiap bulan bisa menambah uang jajan beli skincare. Perjalanan saya masih panjang dan cukup jauh agar bisa profesional. Namun, bukan berarti tidak mungkin. Insya Allah, saya bisa berhasil. 

Saya sangat senang menulis blog seperti ini, karena merasa menjadi diri sendiri. Bisa bercerita pengalaman sebebasnya tanpa terbatas karakter. Menulis blog ini menjadi wadah mencurahkan kebutuhan mengeluarkan 20 ribu kata setiap hari sebagai perempuan.

Dari pada perkataan saya keluar lebih banyak untuk mengomel atau marahin anak, selain bisa merugikan dan melukai hati anak. Lebih baik, saya cerita perjalanan pertumbuhan perkembangan anak sebagai kenangan.

Banyak harapan saya untuk di masa depan menjadi blogger profesional dan baik. Semoga saya bisa tetap konsisten dan semangat menulis artikel di blog ini. Atau bahkan bisa menambah personal blog lagi berbagi manfaat lainnya untuk para pembaca. Amin.

Related Posts
Amicytia Nadzilah
istri, ibu dari dua anak perempuan dan seorang wanita pembelajar menjadi blogger profesional. Tinggal merantau di pulau sebrang singapura, belajar mandiri dan menulis cerita pengalaman yang dilalui.

Related Posts

9 komentar

  1. Ah, saya senang banget kalau baca cerita ibu yang berusaha untuk selalu produktif walau bukanlah bisa di anggap enteng atas semua kesibukannya sebagai seorang ibu dan istri.
    Kak, semangat terus ya... Semoga niat baiknya di kabulkan Allah.

    BalasHapus
  2. Masyaallah semangat Bunda 😍 semoga bisa terus konsisten nulis blognya hingga cuan berlimpah berkah. Saya suka tampilan blog Bunda, menarik ✨

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin semoga tetap terus semangat menulis, terima kasih ;)

      Hapus
  3. Uhm, saya extrovert dan ngoceh di blog juga😁.
    Semoga makin banyak jobnya ya, Kak. Blog emang bisa banget dicuanin.

    BalasHapus
  4. Semangat kaak. Aku juga masih terus belajar untuk jadi blogger proffesional. Semoga besok2 bisa dapet job banyak ya kitaa. hehehe

    BalasHapus
  5. Semangat kak, semoga harapannya terwujud

    BalasHapus
  6. Setuju banget Bun. Dengan aktif nge-blogger kita jadi bisa berbagi banyak hal termasuk yang kita rasakan. Emosi menjadi meluap dengan cara elegan, memicu produktif, dan berpotensi cuan. Semangat dan sehat-sehat selalu.

    BalasHapus
Terima kasih sudah berkunjung. Semoga bermanfaat untuk para pembaca.

Silahkan tinggalkan komentar, mohon tidak meninggalkan link hidup ya.